Mon to Fri at 08.00-16.00
PHONE - WA

081249678256

EMAIL

lctprogram99@gmail.com

MENGELOLA KEGAGALAN DAN BANGKIT KEMBALI

Kegagalan dan bangkit dari gagal adalah pasangan dalam kehidupan yang tidak pernah bisa dipisahkan. Adanya orang dikatakan gagal karena orang lain ada yang berhasil, adanya keberhasilan karena ada yang pernah gagal. Jadi jangan pernah mengeluhkan kegagalan dan jangan lupa mensyukuri keberhasilan karena keduanya merupakan tahapan dan bagian kecil dari proses hidup yang jauh lebih panjang.

Saya sering bercerita dengan mereka yang merasa dirinya gagal dengan bertanya tentang kesuksesan kepada siswa SLTA yang mengikuti seminar saya:

Bagian 1:

AS  : Apakah Anda sudah Sukses?

PP  : Semua serentak menjawab “BELUM”

AS  : Apakah Ada yang belum lulus SLTP?

PP  : Semua serentak menjawab “TIDAK ADA”

AS  : Apakah Dulu Ada Seangkatan Anda yang tidak lulus SLTP?

PP  : Semua serentak menjawab “ADA”

AS  : Sukses mana yang tidak lulus dibanding Anda?

PP  : Semua serentak menjawab “SAYA”

Bagian 2:

PP      : Yang tidak lulus SMP berarti tidak Sukses?

AS      : Dia Sukses, karena “SD LULUS”

PP      : Yang tidak lulus SD berarti tidak Sukses?

AS      : Dia Sukses, karena LULUS TK/PAUD?”

PP      : Yang tidak lulus TK/PAUD berarti tidak sukses?

A        : Dia Sukses, karena lahir kedunia DENGAN SELAMAT

Q        : Yang tidak jadi lahir berarti tidak suskes?

A        : Dia sudah Suskes terbuahi (dari jutaan sperma ia berhasil terbuahi)

Dari cerita di atas sudah jelas bahwa sesungguhnya kegagalan itu tidak ada, tetapi Anda sedang memasuki pada tahapan tertentu dan untuk mencapai tahapan yang lebih baik masih diperlukan upaya yang lebih keras dan lebih besar, karena pada dasarnya semua bisa dicapai, butuh waktu, kesabaran dan keperkasaan hati yang mampu mendorong diri kita untuk berjuang dan bekerja lebih keras untuk mencapainya. Jika Anda merasa gagal, maka merenunglah sejenak:

==> Lihatlah ke jendela, ia sedang berkata kepadamu “lihat keluar!!!” betapa disana masing luas hamparan peluang yang bisa kamu dapat yang jauh lebih baik dari yang kamu sesali sekarang.

==> Lihatlah ke langit-langit kamar, ia ia sedang berkata kepadamu “bercita-citalah setinggi mungkin tanpa batas”. Cita-citamu yang akan menggerakkan kakimu menuju keberhasilan. Harapanmu yang akan mendorong kakimu melangkah ke depan.

==> Lihatlah jam dinding, ia sedang berkata kepadamu “tiap detik sangat berharga dalam hidupmu”, jangan habiskan waktumu untuk menyesali karena tidak akan merubah nasih hidupmu. Segera bergegaslah bertindak.

==> Lihatlah cermin, ia sedang berkata kepadamu “berkacalah sebelum bertindak”, lihatlah betapa dirimu masih memiliki potensi yang sangat besar untuk mencapai tujuanmu. Apa yang kurang darimu, hanya satu perasaanmu yang terlalu mengendalikanmu.

==> Lihatlah kalender, ia sedang berteriak kepadamu “CEPAT, JANGAN DIAM, JANGAN MENUNGGU ESUK”. Jangan terlalu yakin esok masih ada, segeralah bangkit dan raihlah KESEMPATAN DAN KEBERHASILANMU.

==> Lihatlah Pintu, ia sedang berteriak kepadamu “dorong” dan segeralah keluar dari kamarmu untuk bertebaran ke semesta agar kamu tahu banyak hal yang masih bisa kamu lakukan.

==> Lihatlah ke lantai, ia sedang berbisik kepada HATIMU  “BERSUJUDLAH” karena semua yang kau inginkan akan tercapai jika didasari niat baik dan kamu selalu dekat dengan-NYA. 

Untuk bangkit dari kegagalan memang tidak mudah, tetapi akan semakin berat jika dalam fikiran Anda tercetak kata-kata yang memberatkan, antara lain: berat, sulit, bingung, capek, lelah, galau, ndak ada cara lagi, resikonya terlalu berat, sedih, dan sejenisnya. Untuk bangkit maka ubahlah pertama kali fikiran anda dan cetak (patri) dalam fikiran anda kata-kata positif yang akan merangsang fikiran Anda untuk mendapatkan solusinya, antara lain:

  • pasti bisa,
  • masih ada jalan,
  • ini sebenarnya mudah,
  • ini hanya sementara,
  • orang lain ada yang terbukti bisa,
  • saya yakin ada yang bisa membantu,
  • Ya, SAYA BISA.

Jika dalam fikiran Anda sudah tenang dan sudah terbuka serta siap untuk berfikir maka selanjtunya lakukan langkah-langkah berikut ([i]):

  1. Apa target yang sesungguhnya Anda targetkan? Kondisi yang seperti apa yang anda inginkan?

Buatlah daftar target secara rinci yang harus Anda capai dan perjuangkan. Gambarkan secara detil kondisi yang anda inginkan setelah anda melakukan semua rencana, dimana dengan cara ini Anda akan mengetahui lebih jelas adanya gap antara yang sudah anda lakukan dengan target/kondisi yang Anda harapkan.

  1. Apa kondisi yang sebenarnya saat ini terjadi?

Pelajari secara seksama tentang semua tindakan dan aktifitas yang sudah Anda lakukan, kemudian lakukan evaluasi mengapa target dan kondisi yang Anda harapkan tidak tercapai. Pelajari tiap tahapan yang sudah Anda lakukan, dan Anda harus yakin bahwa tidak semua tindakan yang sudah anda lakukan salah, pasti ada bagian tertentu yang mungkin tidak sesuai rencana atau perlu perbaikan.

Pahami apa yang sebenarnya terjadi?. Di titik tindakan mana yang perlu penguatan, perbaikan/penyempurnaan atau dihilangkan dan diganti dengan tindakan/cara/aktifitas yang baru dan beda dengan sebelumnya. Pahami semua pelajaran dari setiap tindakan yang sudah anda lakukan, baik positif maupun negatif agar Anda semakin cermat dalam melakukan tindakan/rencana selanjutya.

  1. Apa hambatan yang mungkin akan menghalangi Anda mencapai target/kondisi yang Anda harapkan?

Setelah anda mengetahui bagian-bagian penting yang diasumsikan menjadi penyebab tidak tercapainya target/kondisi yang Anda inginkan, selanjutnya lakukan simulasi dalam fikiran anda dan temukan apa saja yang kira-kira jika nantinya dilakukan akan menghambat pencapaian target/kondisi yang diharapkan. Minimalisasi berbagai potensi yang mungkin akan menjadi penghambat/penghalang. Lakukan brain storming dengan orang yang Anda percaya untuk mendapatkan saran, masukan dan pendapat sebagai bahan Anda untuk mengambil keputusan selanjutnya.

  1. Apa langkah yang akan anda lakukan? Apa yang hasil yang Anda harapkan dari langkah-langkah Anda itu? Buatlah matrik Plan Do Check Action!

Setelah mengetahui fakta dan data saat ini dan berbagai potensi yang memungkinkan akan menjadi penghambat pencapaian tujuan/kondisi yang diharapkan, selanjutnya susunlah kembali serangkaian rencana tindakan dengan menggunakan prinsip-prinsip Plan-Do-Check-Action yang benar sehingga tidak akan ada kesalahan berulang kedua kalinya, dan semua penghambat pencapaian target dapat diminimalisir dan semakin nyata bahwa target akan mampu dicapai tanpa ada kendalam yang berarti.

  1. Tetapkan dan lakukan langkah terbaru untuk mencapai target/kondisi yang Anda harapkan.

Tetapkan semua langkah-langkah yang akan Anda lakukan kemudian lakukan secara disiplin sambil secara terus menerus dilakukan evaluasi. Laksanakan dengan penuh penghayatan dan libatkan secara mendalam diri Anda dalam aktifitas Anda agar setiap hal yang berpotensi akan menghambat pencapaian target/kondisi yang Anda harapkan dapat dikenali dan dapat segera diberikan pasangan tindakan yang  tepat. Yakinlah bahwa Anda bisa mencapainya dan berhasil meraih target dan kondisi yang Anda harapkan.

Dengan lima langkah yang tadi dijelaskan, anda akan mampu keluar dari jebakan kegagalan. Minimal anda akan mencapai beberapa target/kondisi yang anda harapkan dan bahkan mencapai lebih dari target dan kondisi yang anda harapkan.

Sisi lain yang juga perlu Anda pahami agar Anda tidak terkubur dalam penyesalan kegagalan adalah dengan memahami beberapa prinsip tentagn hidup. Setiap orang hidup menginginkan HIDUPNYA BERHASIL DAN BERMAKNA. Setiap orang tidak ingin gagal dan ingin berhasil, dan untuk berhasil diperlukan kesadaran dan fikiran yang positif. Berhasil itu pasti bisa diraih. Tidak ada kegagalan yang ada adalah hasil sementara. Ada 5 prinsip hidup sebagaimana diungkapkan oleh Dr. Aam Amiruddin M. Si ([ii]) yang harus kita pahami dengan baik agar kita tidak pernah terjerembab dan tidak pernah terkurung oleh perasaan gagal.

  1. Life is Never Flat (Hidup itu tidak pernah rata);

Setiap orang merasakan bahwa dalam kehidupannya terkadang naik terkadang turun, terkadang nyaman terkadang susah, dan untuk mengatasinya buatlah dua garis lurus, garis atas SYUKUR dan garis bawah SABAR.
Ketika kita mendapatkan kemudahan dan keberhasilan BERSYUKURLAH dan ketika kita mengalami kesulitan BERSABARLAH. Dengan cara itu anda tidak akan pernah merasa galau, merasa susah, merasa gagal apalagi putus asa. Anda akan menjadi pribadi yang selalu mampu mengendalikan diri dalam kondisi apapun.

  1. Life is Process (hidup adalah sebuah proses).

Tentu butuh waktu untuk mencapai harapan dan keinginan serta keberhasilan masa depan. Butuh waktu untuk bisa menjadi manajer, menjadi wirausahawan, menjadi baik dan keluar dari kesulitan. Anda jangan pernah berhenti berikhtiar sebagai sebuah proses menuju berhasil, menuju sukses. Tugas kita adalah menciptakan proses terbaik menuju keberhasilan. Kita sadar bahwa untuk sukses butuh kerja keras, berdoa sungguh-sungguh, pantang menyerah, HASIL-nya adalah Allah yang akan menentukan.

 

Kalau Anda melakukan proses hidup Anda dengan biasa-biasa maka hasilnya Anda juga akan mendapatkan hal-hal yang biasa, tetapi jika Anda melakukan proses hidup Anda denga baik, kerja keras, tak kenal lelah, terus menerus berusaha maka Anda akan SANGAT BERBEDA dengan Anda sebelumnya dan kualitas diri da  hidup Anda akan LEBIH BAIK dan lebih BERHARGA.

  1. Life is Choice (Hidup adalah pilihan).

Sering orang selalu mengatakan bahwa semua kegagalannya atau musibah yang dialami adalah sebuah taqdir. Sebenarnya taqdir atau pilihan?. Kita harus selalu memilih pilihan yang baik.  Kita yakin bahwa Allah selalu punya rencana terbaik untuk kita, tinggal kita memilih  yang terbaik atau sebaliknya.

Kita bisa katakan itu taqdir jika kita telah melakukan yang terbaik. Ketika Anda sudah belajar kuat, berpenampilan terbaik, bersikap terbaik, patuh, disiplin, berusaha keras tapi kemudian belum berhasil bekerja maka itu adalah taqdir, tetapi kalau anda malas, tidak mau belajar, tidak mau berubah, berpenampilan sekenanya, dan tidak berusaha keras itu berarti anda sudah memilih sejak awal untuk GAGAL. Maka lakukan terbaik agar Allah taqdirkan terbaik.

  1. Life is Commitment (Hidup adalah komitmen).

Semua orang INGIN BERHASIL DAN SUKSES, semua orang sudah tahu jalan menuju keberhasilan, syarat menuju sukses, cara untuk sukses; tetapi banyak orang mengalami kegagalan karena tidak memiliki komitmen untuk mewujudkan janji kepada dirinya untuk sukses. Banyak yang ingin berhasil tetapi tidak bersedia untuk melampaui kesulitan menuju keberhasilan yang diinginkan.

Bill Gate menyatakan “Lihatlah betapa semua orang sukses itu bisa memenuhi keinginannya karena ia komitmen pada dirinya”. Jika ingin sukses bekerja, komitmenlah pada perusahaan Anda, pada pekerjaan Anda, TERUTAMA pada DIRI ANDA. Jangan biarkan diri Anda DICATAT sebagai ORANG GAGAL, SUSAH, MISKIN. Potret Anda ke depan adalah hasil kinerja Anda hari ini. Jika Anda ingin berhasil maka anda harus komitmen 100% untuk melampaui semua syarat untuk sukses dan berhasil betapapun sulitnya berapapun lamanya dengan terus menerus mengasah diri dan belajar lebih baik agar semakin besar peluang Anda untuk berhasil dan terhindar dari kegagalan.

  1. Life is Temporary (Hidup itu sementara).

Kita tidak pernah tahu kapan kita diberi kemampuan seperti yang saat ini bisa lakukan, bahkan kita tidak tahu kapan kita mati. Apa yang ada dan kita bisa lakukan saat ini adalah sementara. Maka JANGAN KITA SIA-SIAKAN kesempatan yang saat ini kita bisa untuk mengukir prestasi terbaik, keberhasilan terbaik, tindakan terbaik sehingga keberadaan diri kita bukan hanya memberi manfaat saat ini dan bahkan setelah meninggal Anda akan dikenang karena keberhasilan dan kebaikan Anda. Dikenang sebagai pribadi yang baik, pekerja yang sukses, wirausahawan sukses, pelajar berprestasi, pekerja keras, pekerja yang pantang menyerah, inspiratif dan lain sebagainya.

Hidup ini anugerah, jangan pernah berfikir untuk gagal. Mereka yang sukses sebelumnya sama dengan anda, bahkan mungkin lebih buruk. Bangkit dan bergegaslah.  Jangan menunggu menyesali kegagalan anda karena anda semakin gagal.

 

[i]  http://www-personal.umich.edu/~mrother/KATA_Files/5Q_Card.pdf

[ii] http://www.youtube.com/watch?v=wNu_nzHJvsM

Related Post