Mon to Fri at 08.00-16.00
PHONE - WA

081249678256

EMAIL

lctprogram99@gmail.com

TIP MELAMAR KERJA UNTUK PESERTA DIDIK KURSUS

Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) memiliki peran dalam menjembatani para pencari kerja dengan perusahaan sebagai user. Jika ada LKP yang menyatakan jaminan kerja sesungguhnya perlu dipertanyakan baik oleh PESERTA DIDIK atau oleh pengelola LKP sendiri, karena pada saat peserta didik kursus  melamar kerja ke perusahaan:

  • yang menulis lamaran peserta didik kursus  sendiri,
  • yang melakukan wawancara peserta didik kursus sendiri,
  • yang menghadap ke perusahaan peserta didik kursus sendiri.

kecuali jika LKP tersebut memiliki perusahaan sendiri, sebagaimana beberapa LKP yang memiliki usaha konveksi, bisnis rias rambut, bisnis penjualan komputer dan lain-lain, tetapi tentu terbatas kemampuan rekrutnya, sehingga sering menggunakan kalimat “SYARAT DAN KETENTUAN BERLAKU” sebagai pelindung secara hukum.

Menurut Saya yang mestinya dilakukan oleh para pengelola LKP adalah melakukan berbagai upaya agar peserta didik kursus tersebut benar-benar disiapkan keterampilan keahlian maupun keterampilan dalam memenangkan persaingan di dunia kerja. Hanya seringkali:

  • orang yang membekali kesiapan kerja ternyata belum pernah bekerja,
  • instruktur yang mengajarkan teknik membuat surat lamaran belum pernah membuktikan bahwa lamaran yang ia buat sukses menembus dunia kerja,
  • instruktur yang membimbing teknik wawancara tidak pernah mengikuti wawancara dan berhasil menembus pewawancara.

Berikut ini saya sampaikan beberapa saran dan masukan kepada peserta didik kursus agar mudah dan mampu menembus persaingan dalam melamar kerja yang saya ambil dari buku saya 100 pertanyaan wawancara dengan 1000 alternatif jawabannya.

MENGAPA TIDAK DIREKRUT?

  1. Surat-surat tidak lengkap.
  2. Terlalu banyak referensi.
  3. Terkirim terlambat.
  4. Cover/amplop/map kurang sopan.
  5. Salah tulis atau sebut nama.
  6. Mencantumkan isian palsu.
  7. Berbelit-belit.
  8. Meminta fasilitas/menceritakan harapan yang ideal.
  9. Tidak mengesankan/menarik/seperti kebanyakan.

YANG HARUS DIPERHATIKAN DALAM MEMBUAT APLIKASI

  1. Kelengkapan berkas (semua berkas harus lengkap sesuai dengan yang dibutuhkan & yang disyaratkan).
  2. Ukuran berkas (Buat berkas Anda seragam, folio, kwarto atau dalam bentuk buku profil).
  3. Penataan berkas (Urutkan berkas Anda berdasarkan mutu prestasi; dari tinggi ke rendah JUGA urutkan berdasarkan keterkinian; dari yang terbaru sampai yang paling lampau).
  4. Font & kertas (pilih font yang standar, mudah dibaca, rapi dan teratur; kecuali jika Anda melamar sebagai designer. Gunakan kertas min. 70 gram; layout dengan baik & siasati paragraph jika perlu).
  5. Bidang kerja yang dituju (penampilan lamaran harus memberikan nilai pada kecocokan bidang kerja yang dilamar; Desain, Manajer, programmer, dll).
  6. Cover aplikasi (Gunakan cover warna atau gunakan stopmap yang lebih pantas/excellent; jangan menulis dengan tangan di amplop aplikasi Anda).
  7. Pilihan kata/diksi (gunakan kata yang positif, berwibawa, bernilai, dll; mis: aura, komitmen, dedikasi, loyalitas, energik, dan lain-lain).
  8. Gunakan Komputer (membuat lamaran dengan tulisan tangan adalah “KUNO”; Ingat! Banyak pelamar mengetik dengan komputer, tapi tintanya kering).
  9. Cermat & Super Teliti (jangan ada kesalahan ketik satu titik pun, teliti kembali sebelum Anda kirim, lebih baik jika Anda minta masukan orang lain; apa yang terjadi jika 1 kancing baju hilang?).
  10. Isi Berkas; pada dasarnya disesuaikan dengan kebutuhan, tetapi setidaknya beberapa berkas yang harus ada:
  1. Foto (terbaik/terpantas) & copy KTP .
  2. Surat lamaran (tidak berbelit-belit).
  3. CV (mengesankan, menjanjikan).
  4. Sertifikat (hanya yang relevan & bernilai).
  5. Surat rekomendasi (jika ada).

Related Post